Psikologku
Semua artikel
CBT

Cognitive distortions: pikiran yang menipu kita

Dr. Sari Wulandari·8 Mei 2026·6 menit baca

Pikiran kita bukan kamera yang merekam realita apa adanya. Dia lebih mirip editor yang punya gaya sendiri — dengan kebiasaan memotong, membesarkan, atau menambah filter tertentu.

Dalam Cognitive Behavioral Therapy (CBT), pola-pola editing yang menyesatkan ini disebut cognitive distortions.

5 pola yang paling sering muncul

  1. All-or-nothing. "Kalau presentasi tidak sempurna, berarti gagal total." Tidak ada area abu-abu.
  2. Catastrophizing. "Tadi atasan tidak balas chat — pasti dia kecewa, pasti aku akan dipecat."
  3. Mind reading. Yakin tahu apa yang dipikirkan orang lain — biasanya negatif tentang diri.
  4. Personalisasi. Mengambil tanggung jawab atas hal yang sebenarnya bukan disebabkan oleh kamu.
  5. Should statements. "Aku harusnya sudah lebih maju di umur ini."

Cara menjinakkan: 3 pertanyaan

  • Apa bukti yang mendukung pikiran ini? Tulis. Sering kali ternyata sedikit.
  • Apa bukti yang membantahnya? Tulis juga. Sering kali banyak.
  • Kalau ini terjadi pada teman dekat, apa yang akan kukatakan padanya?
"Tidak semua yang kamu pikirkan adalah kebenaran. Beberapa cuma kebiasaan."
DS
Ditulis oleh
Dr. Sari Wulandari

Psikolog terverifikasi di Psikologku.

Bacaan lain

Mungkin kamu juga suka